Creasi adalah situs cari kerja kreatif di Indonesia yang membantu semua Creative Talent (pekerja kreatif) melamar kerja dengan cepat dan mudah. Hanya dengan satu isian singkat dan upload CV + Portfolio dalam satu file, lamaran kerja akan terkirim. Para Talent Seeker (perusahaan maupun individu) dapat memasang info lowongan kerja kreatif dan melakukan proses rekrutmen dengan cepat dan mudah. Beberapa kategori lowongan kerja yang populer adalah: graphic design, illustrator, web design, copywriter, content writer, photographer, packaging design, fashion design, motion graphic dan digital imaging. Dengan info lowongan kerja terbaru di Creasi, mencari lowongan kerja dan melamar kerja di bidang kreatif menjadi semakin gampang.

Kenali Hot Button Ketika Merekrut Creative Talent


Kenali Hot Button Ketika Merekrut Creative Talent

 

Setelah melihat ribuan info lowongan kerja selama beberapa bulan terakhir.

Setelah membantu ratusan Talent Seeker (perusahaan) menemukan Creative Talent (pekerja kreatif) yang tepat.

Setelah bolak-balik memberikan rekomendasi CV + portfolio kepada HR Manager para Talent Seeker.

 

Setelah itu semua… kami menemukan bahwa dalam kebanyakan proses rekrutmen dan seleksi, ada sesuatu yang bernama Hot Button. Repotnya, terkadang Hot Button itu sulit diidentifikasi oleh pihak Talent Seeker. Padahal Hot Button ini sangat berpengaruh terhadap keputusan hiring atau tidak. Ketika pihak Talent Seeker sudah mengetahui dengan persis Hot Button mereka, proses hiring menjadi lebih gampang dan cepat.

Apa sih sebenarnya Hot Button itu?

 

Sebelum menjawabnya, marilah kita lihat beberapa info lowongan kerja yang tersebar di situs cari kerja. Boleh pilih mana saja atau langsung lihat beberapa di Job Board Creasi. Ketika kita klik salah satu info lowongan kerjanya, akan terpampang informasi ditel lowongan kerja seperti gaji, lokasi, job description, job requirement, benefit dan lain sebagainya.

Beberapa Talent Seeker (perusahaan yang mencari Creative Talent) menuliskan panjang lebar mengenai job description dan juga job requirement. Terkadang ada beberapa poin yang mirip satu sama lain, misalnya ada beberapa lowongan kerja yang mencantumkan menguasai skill abc, mampu bekerjasama dalam tim, mampu berkomunikasi dengan baik dan lain sebagainya.

Itu semua memang diperlukan untuk menyaring para pelamar di tahap awal. Dan tentunya harus dibuat semenarik mungkin. Tapi, itu saja tidak cukup untuk membuat proses hiring jauh lebih gampang dan cepat. Kenapa?

Pertama, terkadang semua informasi tersebut bersifat terlalu umum. Padahal semua info itu sebenarnya berfungsi sebagai penyaring. Penyaring itu berperan untuk memisahkan antara Creative Talent yang qualified dengan yang tidak qualified. Kalau penyaringnya terlalu umum, akhirnya segala macam Creative Talent ikut melamar. Akhirnya proses seleksi jadi ribet karena terlalu banyak unqualified Creative Talent yang lamar. Di satu sisi, para Creative Talent yang serius dan agak idealis bisa jadi kurang tertarik karena info lowongan kerja yang disampaikan kurang “menggigit”.

Kedua, kita ketahui bersama bahwa cukup banyak pelamar kerja tidak membaca dengan seksama semua kata-kata di dalam job description dan job requirement yang ada. Terkadang mereka hanya membaca posisi, lokasi dan gaji. Tanpa banyak berpikir, mereka akan langsung klik apply deh. Tentunya tidak semua ya; mereka yang serius pasti akan membacanya dengan serius juga.

 

Itulah sebabnya di dalam pihak Talent Seeker sebaiknya harus jelas faktor-faktor yang paling penting dari yang penting dari semua info lowongan kerjanya. Faktor-faktor inilah yang akan mampu menyaring dengan cepat semua pelamar yang tidak sesuai.

Contoh: Ada perusahaan yang mencari Graphic Designer dan mencantumkan job description sebanyak 3 poin serta job requirement sebanyak 9 poin. Itu semua tetap penting dan perlu ditulis dengan menarik. Tapi setelah kita probing sedikit, kita dapat mengidentifikasi bahwa ternyata faktor-faktor paling penting dari yang penting adalah:

(1) Ekspektasi gaji si Creative Talent

(2) Siap untuk melakukan revisi desain berulang kali

(3) Asal universitas (bersifat rahasia bagi Talent Seeker)

 

Ketiga faktor tersebutlah yang kita sebut dengan Hot Button.

 

Apakah Hot Button wajib dicantumkan di informasi lowongan kerja, seperti di job requirement? Belum tentu, terkadang ada yang sifatnya sensitif atau rahasia soalnya.

Darimana kita bisa mengidentifikasinya? Biasanya diperlukan input dari HR Manager, User dan Decision Maker di perusahaan tersebut.

Mau gampang dan cepat? Pasang lowongan kerja di Creasi dan kami akan bantu untuk mengidentifikasinya. Lebih jauh lagi, kami akan menggunakannya untuk membantu filter pelamar yang masuk. Intinya, kami akan coba membuat proses hiring Creative Talent gampang dan cepat!

 

 

Sumber gambar:www.freepik.com

 

 

Posted on October 19, 2015 | by: Creasi | Comment: 0

Share with

Mail

TOP

thanks for www.uiuxfirst.com